Tuesday, February 2, 2010

Through Good and Bad Times (don't change the "a" in "bad" into "e")

Momen yang paling saya sukai dari setiap episode Nanny 911 adalah saat suami-istri yang tadinya frustasi, mulai bisa kerjasama lagi ngurus rumah & anak (terlepas dari kenyataan sesungguhnya di luar kamera). Just the two of them (with the nanny’s help), rebuild the family, tanpa bantuan pembantu rumah tangga (saya lebih suka menyebutnya “pramuwisma”) – yang karena mahal memang jarang dimiliki keluarga-keluarga di Amrik.

Kemarin seorang teman suami saya mengeluhkan pramuwismanya yang pulang kampung tak kembali lagi. Di saat yang sama istrinya sedang hamil 7 bulan, ditambah anak pertamanya sedang demam. “Sunnah nih, meringankan pekerjaan istri dengan mencarikan pembantu,” katanya. I was starring at him and thought : Helloo! Sementara nunggu pembantu baru, why don’t YOU yourself help your own wife? (Btw bisa laris juga nih agen penyalur pramuwisma kalau iklannya ditambah pakai propaganda sunnah).

Lalu si teman ini bercerita tentang pilihannya untuk menyerahkan proses kelahiran anaknya nanti pada seorang bidan. “Enaknya bidan ini nanti akan tetap ngurus bayi kita di rumah, beberapa hari setelah lahiran. Jadi kan kita ngga repot,” katanya.
“Oh, jadi dia bisa ngajarin kita ngurusin bayi juga ya?” tanya suami saya polos.
“Ngajarin istri lah. Emang kamu mau mandiin bayi?” jawabnya. Kalimat terakhir benar-benar mengejutkan saya.
Spontan saya berseru (sayangnya hanya dalam hati) WHY NOT?! It’s your own child!
Sebelum suami saya sempat merespon, dia menyambung curhatannya, “Aku aja nyuci gelas selalu pecah. Jadi ngga pernah nyuci lagi,” katanya dengan B.A.N.G.G.A.
(jadi inget iklan Sunlight terbaru yang ada suami nyuci piring dulu sebelum main bola).
Fiuhh…semoga bidannya kayak Ms. Nanny yang akan memaksa si suami untuk benar-benar jadi partner untuk istrinya.
(Thanx God he’s someone else’s husband).



Gambar diembat dari sini (nice blog! written by a lunatic wife, like me)

1 comment:

prima said...

wow
two thumbs up for mas zali's wife
ga mau deh punya suami kayak temen nya mas zali itu
salam kenal mbak ^^

Share this blog