Friday, May 8, 2009

AMNESIA ANGKA

“Ke mana Rin?”
“Ke bank…ngurus ATM,” jawab saya tak bersemangat.
“Ngapain?”
“Ke-blokir… Lupa PIN…” kata saya lirih. Berharap tak didengar.
“Hah?! Lagi? Hahahahaha…” Si penanya menertawakan saya sampai puas.
Saya cemberut.
Dalam setahun sudah 4 kali saya mengalami hal yang sama :
lupa nomor PIN.
Sungguh bodoh tak terperi.

Tampak agak keren memang diwakili dengan sederetan angka sehingga punya akses ini itu dan teridentifikasi sebagai manusia urban. Tapi bagi orang pelupa kronis seperti saya, ini sungguh merupakan tantangan berat.
Semakin hari semakin banyak saja kode dan nomor yang harus dimiliki dan (kadang harus) dihapal. Bermula dari nomor KTP di usia 17, lalu nomor HP, NPM, No.SIM, kemudian nomor rekening, dilanjutkan User ID, nomor PIN, nomor password, nomor polis asuransi. Belum lagi punya orang serumah : nomor speedy, no pelanggan tv kabel, dan tentu saja nomor rekening listrik, air, telepon.

“Silakan Mbak, pilih nomor PIN 6 digit. Jangan tanggal lahir. Kalau bisa dibedakan dari PIN ATM,” kata si mbak costumer service saat saya apply SMS banking. Saya mengangguk-angguk sambil berpikir keras kombinasi angka apa (lagi) yang akan saya gunakan.
“Lalu semua PIN jangan disimpan di HP atau di dompet,” katanya lagi.
Anjuran terakhir ini memang sangat baik,
but not good enough untuk orang seperti saya.

Akan ada saat saya ke ATM hanya berbekal dompet dan HP.
Lalu entah kenapa saya tiba-tiba bisa betul-betul lupa berapa kombinasi
angka PIN saya.
Tak rela perjalanan ke ATM sia-sia, dengan kreatif (atau bodoh?) saya
mencoba memasukkan beberapa angka.
Setelah kali ketiga saya baru sadar saya telah memasukkan angka PIN
fasilitas lain.

Alhasil… terblokir.

Seorang manager on duty yang ternyata memperhatikan saya dari jarak 1,5 meter di belakang, menghampiri dan memandang saya dengan tatapan kasihan, lalu berkata, “Silakan ke costumer service, Mbak…”

1 comment:

ilhabibi said...

Mungkin trik ini membantu untuk pelupa seperti Anda (dan Saya) hahaha...
klo saya sih caranya dengan membuat kata yang terdiri dari 6 hurup seperti kepala, nah si kepala lalu diterjemahkan jadi angkat ketika ngetik di handphone yg belum qwerty, misal kepala berarti akan membentuk angka : 537252
begitulah, jadi tinggal membayangkan

Share this blog