Thursday, November 18, 2010

Pertanyaan Wawancara Kerja : Berapa Jumlah Teman di Facebook?

Sampai detik ini saya belum pernah memakai ijazah sarjana saya untuk melamar kerja ke manapun. Di bidang saya, tulis menulis, portofolio atau daftar publikasi hasil tulisan saya jelas lebih berguna daripada selembar kertas sakti itu.

Tapi baru-baru ini, saat mengirim lamaran sebagai penulis web content lepas, saya baru sadar bahwa  ternyata ada yang mengalahkan kesaktian portofolio. Saat mewawancarai saya via telepon, pertanyaan yang diajukan adalah : (jawaban yang dalam kurung pastinya cuma terlintas di otak)

“Sudah pernah nulis di mana aja?”
(Lha, kan udah tertulis lengkap di CV. Nggak dibaca to?)
“Punya blog?”
(Ini juga udah saya tulis alamat link-nya di CV x_x)
“Punya jaringan internet di rumah?”
(Syukurlah punya, di mana pun saya berada. Asal blackberry nggak ketinggalan aja).
“Apakah setiap hari mengakses internet?”
(Ya. Kecuali ada pemadaman listrik sehingga saya nggak bisa isi baterai laptop & blackberry).
 “Punya akun twitter?”
(Udah lama punya. Tapi baru tau cara pakainya tiga bulan belakangan ini).
“Punya akun facebook?”
(Pertanyaan retorik)
“Punya berapa teman di Facebook?”
(Mana saya ingat! Akhirnya saya jawab empat ratus)
“Dari 400 itu berapa persen yang benar-benar teman?”
(Nah lho! Berarti penting banget nih sampai ditanya detail. Saya jawab 80% lah).
 

Setelah wawancara kerja paling aneh itu, mereka tak pernah menghubungi saya lagi. Huhu.
Padahal saya mau banget  tuh freelance di tempat se”santai” itu.
Saya pikir-pikir, ini pasti karena jumlah teman saya di facebook yang menurut mereka terlalu sedikit (bisa dipahami sih, mungkin mereka ingin tulisan saya langsung di-link ke wall saya sehingga terbaca juga oleh ratusan “teman-teman” saya). Ternyata oh ternyataaaa, setelah saya cek, ternyata jumlah teman saya bukan cuma 400, tapi sembilan ratus orang (Ya ampuuun! Siapa aja tuh?).
Yahhh! Pingin teriak, "Telepon saya lagi dooong!"
Baru kali ini portofolio saya kalah oleh...tingkat kegaulan di facebook!

NB : Well, ini tidak mengubah niat saya untuk me-remove beberapa orang yang suka kirim postingan aneh dan menyeleksi permintaan pertemanan di Facebook

Share this blog