Saturday, January 20, 2007

Forbidden Country

Lelaki berambut pirang keriting itu menjelaskan berbagai tahapan pembuatan sepeda motor tenaga mataharinya kepada kami. Ia ilmuwan Jerman yang mendapat sponsor dari sebuah universitas di Malaysia untuk membuat inovasi ini.

Any question so far?” tanyanya, mengakhiri presentasinya.

Seorang pria dari antara kami mengangkat tangan,

Jorge, why didn’t you make your project in Indonesia? You know Jakarta is one of the most poluted city in the world. We need it. This technology could be sold in a high price here.”

Jorge menjawab, “I might also get research fund from Indonesia’s government. But due to the high rate of corruption in your country, even if I get that fund, I’ll only get 40% or less from it.. So I prefer Malaysia.

Next question?”

Nadanya datar, jujur, tanpa maksud menuduh atau menjatuhkan.

Jorge benar.

Aku hanya menunduk. Malu.

No comments:

Stories inside my head

Share this blog